Islamic Painting Club

Islamic Painting Club
Karya : GUNUNG SUKATON, Pengelola SEKAR IMAGE

Senin, 25 Januari 2016

INI RAHASIA

Dapatkan segera! "E BOOK" yang akan mengantarkan anda pada beberapa rahasia keagungan Islam yang sering dilupakan kaum Muslim, karena tergerus oleh pemikiran asing. Pesan secepatnya!. Ada bonus menarik buat 5 pemesan pertama.

 

Serangan dahsyat yang dilancarkan dua puluh empat jam tanpa henti oleh kaum liberalis sudah memasuki titik kulminasi merambahi ranah-ranah sensitif kaum muslimin. Intensitas dan kualitasnya pun semakin meningkat dari waktu ke waktu. Wilayah pertempuran pun semakin meluas ke berbagai aspek kehidupan, menggila seperti tidak dapat dihentikan. Gairah yang bergejolak dalam dada mereka semakin menggebu-gebu saling bahu membahu untuk melumat peradaban islam semakin mengkhawatirkan, berbagai kerjasama dengan semua pihak terus dibangun tanpa mempedulikan lagi berapa pun biaya yang harus mereka tebus. termasuk sebagian kaum muslimin yang lemah iman nya, tidak luput menjadi agen persekongkolan. 
Kecanggihan Teknologi informasi mereka kuasai dan mendesain nya menjadi satu pintu, untuk memudahkan kontrol. 

Sementara suasana sebaliknya terlihat dikalangan kaum muslimin. Korban-korban terus berjatuhan mulai dari anak usia pra sekolah, anak remaja, sampai orang tua. Kaum intelektual, pengusaha dan birokrat. Para pemegang palu hukum sampai aparat militer. Satu persatu dibunuh dengan senjata mematikan berbentuk gaya hidup/Life style(Fun, Food, Fashion), informasi dan uang.

Rahasia Belajar





Belajar efektif


Mengapa manusia wajib belajar?
Bagaimana belajar efektif dan sesuai dengan fitrah manusia?.
Apakah al Qur’an menunjuki manusia cara belajar?.

Firman allah Swt.:

“Mereka itulah orang-orang yang hati, pendengaran dan penglihatannya telah dikunci mati oleh Allah, dan mereka itulah orang-orang yang lalai.” (QTS. An Nahl[16]:108)

Pada hakikatnya belajar adalah salah satu bentuk ibadah dan tanda ketundukan manusia sebagai makhluk kepada Al Khaliq. Karena itu aktifitas belajar harus diawali dengan niat yang lurus dengan maksud mendekat untuk ta’at pada Allah. Dan niat adalah pekerjaan hati, sementara Allah Maha Mendengar bisikan hati yang paling dalam dan paling halus sekalipun. Maka niat harus dilakukan dengan sadar dan ikhlas.
Sebagai seorang makhluk yang diciptakan, sebenarnya manusia tidak memiliki kemampuan untuk memahami sesuatu dengan benar bila Allah Swt tidak ridha atas apa yang di pelajari tersebut. Maka setelah Allah menuntup pintu hati, pendengaran dan telinga kita sebagai sarana belajar, tidak ada lagi yang dapat dipahami oleh manusia, selain kesia-siaan saja.
Bahkan apapun yang kita rasa sebagai ilmu dan pemahaman yang didapat melalui proses belajar, sesungguhnya hanyalah sarana yang akan menyeret manusia ke jurang kehancuran baik di dunia maupun di akhirat, bila tidak mendapat petunjuk Allah Swt.
Firman Nya :

“Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk (isi neraka Jahannam) kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai.”
(QTS. Al A’raaf[7]:179)

Oleh sebab itu, belajar yang efektif haruslah mengikuti petunjuk dan bimbingan dari Allah Swt sebagai pencita manusia.
Firman Nya :

“(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): "Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.” (QTS. Ali Imran[3]:191)

Maka dari dua ayat diatas dapatlah di tarik kesimpulan, bahwa Allah Swt telah memberikan beberapa potensi sebagai sarana untuk belajar pada manusia yakni :

1. hati yang dipenuhi keimanan pada Allah swt, sehingga senantiasa tunduk dan ridha pada ketetapan yang sudah dijelaskan dalam hukum syara serta senantiasa berjuang dengan sekuat tenaga untuk patuh dan taat pada semua perintah dan larangan Nya.
Inilah  yang dimaksud “takwa dengan sebenar-benar takwa. Ini pula target pendidikan hati.
Dengan niat yang lurus menjadikan aktifitas belajar hanya ditujukan untuk beribadah pada Allah dan memenuhi seruan Nya, maka belajar jadi lebih mudah dan terarah.
“Hidupnya hati kalau didalam nya ada rasa iman, matinya (hati) kalau didalamnya terdapat dorongan kekufuran, sehatnya (hati) kalau seseorang selalu melaksanakan ketaatan, sakitnya (hati) kalau seseorang selalu tekun mengerjakan perbuatan maksyiat, bangun tegaknya (hati) kalau seseorang selalu berdzikir kepada Allah, tidurnya (hati) kalau seseorang lalai mengerjakan perintah Allah SWT.” (HR. Tirmiziy)

2. Akal, Sesungguhnya yang membedakan manusia dari makhluk hidup yang lain adalah diberikan nya akal. Maka sangat relevan bila Allah swt, mengingatkan pada manusia agar mengoptimalkan fungsi akalnya dalam memahami tanda-tanda kekuasaan Allah yang ada di alam raya. Firman Nya :
“Sesungguhnya pada kisah-kisah mereka itu terdapat pengajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal.” (QTS. Yusuf[12]:111)

Dan firman Nya:
“yang mendengarkan perkataan lalu mengikuti apa yang paling baik di antaranya. Mereka itulah orang-orang yang telah diberi Allah petunjuk dan mereka itulah orang-orang yang mempunyai akal.”
(QTS. Az Zumar[39]:18)

Untuk lebih jelas lagi meyakini fungsi strtegis akal manusia sebagai sarana belajar, mari kita telisik ayat di bawah ini :

“Apakah kamu tidak memperhatikan, bahwa sesungguhnya Allah menurunkan air dari langit, maka diaturnya menjadi sumber-sumber air di bumi kemudian ditumbuhkan-Nya dengan air itu tanam-tanaman yang bermacam-macam warnanya, lalu menjadi kering lalu kamu melihatnya kekuning-kuningan, kemudian dijadikan-Nya hancur berderai-derai. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat pelajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal.” (QTS.az Zumar[39]:21)

Sekarang jelas lah mengapa Islam mengatur dalam hukum syara tentang penting nya memelihara akal dari kerusakan. Hakikatnya meminum khamer itu dapat merusak fungsi akal, maka syara mengharamkan nya. Demikian juga alasan syara melarang seorang muslim mengkonsumsi obat-obatan terlarang, karena dapat berdampak melemahkan dan merusak fungsi akal yang menjadi sarana penting untuk belajar itu.
Tidak hanya untuk belajar dalam pengertian umum, bahkan belajar untuk meyakini eksistensi kekuasaan Allah SWT. Fungsi akal juga memiliki peranan penting, firman Nya :

“Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal,” (QTS. ali Imran[3]:190)

3. Panca indra, yang senantiasa terjaga dari aktifitas segala macam kesia-siaan dan kemaksiatan. Pancan indra yang senantiasa menghindari kemaksiatan menjadi tajam dan peka, dengan begitu manusia mampu mencerap semua tanda-tanda kekuasaan dan kebesaran Allah yang ada di alam semesta, baik di darat, laut, maupun udara. Dari aktifitas belajar yang diridhai Allah pasti akan menghasilkan ilmu yang bermanfaat bagi peradaban manusia. Cobalah amati dengan seksama, sebagian besar para ilmuwan muslim periode awal adalah para fuqoha yang memahami hukum syara dengan baik. Hal tersebut menunjukan satu hal, yakni landasan ilmu yang paling kokoh adalah ketaatan pada Allah SWT.

Hati memiliki peranan yang utama dan menentukan baik buruknya kualitas manusia dihadapan Allah. Hal ini dengan jelas Allah tunjukan dalam firman Nya :
“maka apakah mereka tidak berjalan di muka bumi, lalu mereka mempunyai hati yang dengan itu mereka dapat memahami atau mempunyai telinga yang dengan itu mereka dapat mendengar? Karena sesungguhnya bukanlah mata itu yang buta, tetapi yang buta, ialah hati yang di dalam dada”. (QTS. Al Hajj[22]:46)

Lalu apa saja yang boleh menjadi objek pengamatan dalam proses belajar bagi manusia?

Apakah Islam membatasi objek yang boleh dipelajari manusia?
Mari kita hayati dengan seksama beberapa ayat, petunjuk yang sudah diberikan Allah SWT dalam al Qur’an dibawah ini.
Firman Nya :
Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, silih bergantinya malam dan siang, bahtera yang berlayar di laut membawa apa yang berguna bagi manusia, dan apa yang Allah turunkan dari langit berupa air, lalu dengan air itu Dia hidupkan bumi sesudah mati (kering)-nya dan Dia sebarkan di bumi itu segala jenis hewan, dan pengisaran angin dan awan yang dikendalikan antara langit dan bumi; sungguh (terdapat) tanda-tanda (keesaan dan kebesaran Allah) bagi kaum yang memikirkan.”(QTS.al Baqarah[2]:164)
“Hai manusia, jika kamu dalam keraguan tentang kebangkitan (dari kubur), maka (ketahuilah) sesungguhnya Kami telah menjadikan kamu dari tanah, kemudian dari setetes mani, kemudian dari segumpal darah, kemudian dari segumpal daging yang sempurna kejadiannya dan yang tidak sempurna, agar Kami jelaskan kepada kamu dan Kami tetapkan dalam rahim, apa yang Kami kehendaki sampai waktu yang sudah ditentukan, kemudian Kami keluarkan kamu sebagai bayi, kemudian (dengan berangsur- angsur) kamu sampailah kepada kedewasaan”
“Maka apakah mereka tidak memperhatikan unta bagaimana dia diciptakan,”(QTS.al Ghasyiyah[88]:17)
Dari ayat tersebut diatas Allah Swt dengan jelas mengarahkan perhatian manusia pada :
*      penciptaan alam raya yang sangat luas,
*      kelahiran manusia di dunia yang sangat dramatik,
*      dan hidup yang penuh misteri.
Yang demikian tersebut ditujukan agar manusia sungguh-sungguh merenungkan tanda-tanda kekuasaan Allah SWT dengan akal yang sudah dianugerahkan Nya, sebagai salah satu bukti kekuasaan Nya.
Sungguh dengan mengamati dan memikirkan ciptaan Allah yang ada dialam raya akan melejitkan potensi kecerdasan manusia.
Adakah manusia yang mau mengambil pelajaran?
Bagaimanakah Allah mengajari manusia?
Firman Nya :
تَعْلَمُونَ تَكُونُوا لَمْ مَا عَلَّمَكُمْ كَمَا
“sebagaimana Allah telah mengajarkan kepada kamu apa yang belum kamu ketahui.” (QS. Al Baqarah[2]:239)
Pada hakikatnya Allah lah yang telah mengajari manusia satu per satu dengan kalam Nya sehingga dia dapat mengetahui sesuatu yang semuala tidak diketahuinya bahkan tidak terpikirkan dalam benak.
Firman Nya :
“Dan Dia mengajarkan kepada Adam nama-nama (benda-benda) seluruhnya,” (QTS. Al Baqarah[2]:31)

Bagaimanakah kondisi manusia bila tidak mau belajar?
Sebuah penelitian menemukan fakta bahwa bila manusia tidak belajar dalam waktu yang lama maka kecerdasan nya akan mengalami penurunan signifikan.
Itulah sebab nya Islam dari awal kedatangan nya, memerintahkan kaum muslimin untuk belajar mulai dari liang rahim sampai liang lahat. Para pemikir pendidikan barat baru menyadari hal tersebut di abad duapuluhan dengan statement long life educations.

Di masa keemasan daulah Khilafah, pada saat kehidupan kaum muslimin masih diatur oleh hukum syara, aktifitas belajar selalu dikaitkan dengan Islam sebagai ideologi negara.
Perhatian Khalifah juga sangat tinggi pada pendidikan, sehingga aktifitas belajar mendapat tempat yang istimewa dan senantiasa diatur dan dilayani oleh negara dengan alokasi anggaran yang besar.
Hal tersebut dapat dilihat dengan fasilitas belajar yang sangat lengkap berupa tenaga pengajar yang profesional dan dibayar mahal oleh negar dan perpustakaan yang memiliki koleksi buku lebih dari cukup untuk dimanfaatkan oleh kaum muslimin tanpa ada pungutan biaya. Hasil nya selama rentang waktu hampir tiga belas abad, Islam menjadi barometer peradaban dunia.


9 Taipan China Pendukung Jokowi

Inilah 9 Taipan China Pendukung Jokowi

kompas.com
  •  
  •  
Bulan Maret, tepatnya Kamis (13/3/2014) malam sebelum dimulai pencalonan Jokowi, sekitar 60 pengusaha menemui Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri akan menerima kedatangan sekitar 60 pengusaha di Kantor DPP PDIP di Lenteng Agung, Jakarta Selatan.
Acara ini digelar berdasarkan permintaan para pengusaha yang bergerak di berbagai bidang tersebut. Awalnya ada sekitar 75 orang, namun belakangan yang datang sekitar 60 orang.
“Kalau mau nyumbang, kita sampaikan aturannya, batas maksimalnya, nomor rekening partai juga diberikan. Kami berpikir positif saja, kalau mau datang kan mau membantu,” ujar Sekretaris Jenderal DPP PDI-P Tjahjo Kumolo saat itu.
Bahkan secara mengejutkan, Ketua Balitbang PDI-P, Kwik Kian Gie mengungkap dengan terang-terangan agar PDI Perjuangan menjawab hubungan Joko Widodo dengan 9 Taipan China.
“Mumpung ada Tim Rumah Transisi, saya benar-benar prihatin dengan kabar-kabar bahwa Pak Jokowi dikepung 9 Taipan. Orang-orang kaya yang mengendalikan. Dan kabar ini menyebar sangat luas. cuma tidak ada yang mengatakan, biarlah saya yang mengatakan. Bukan karena apa-apa, karena kecintaan saya. Tolong dijawab dengan fakta-fakta bahwa itu tidak betul. Karena kabar ini meluas,” ujarnya dalam acara Indonesia Laywer Club (ILC) di TVOne 21 Oktober 2014 bertema “Jokowi JK Mencari Menteri Yang Bersih”.

Siapa Sajakah Mereka?

Berikut ini sejumlah taipan, keturunan China, yang mendukung pasangan calon presiden Joko Widodo dan Jusuf Kalla, yang diusung koalisi pimpinan PDI Perjuangan dalam pemilihan Presiden 2014 lalu dari penelusuran kami.
1. Sofjan Wanandi
Sofjan Wanandi dikenal dekat dengan Jusuf Kalla. Tidak heran karena keduanya sudah kenal baik sejak lama. Bahkan, seorang petinggi PDIP mengaku Sofjan sudah sejak lama melobi Megawati untuk memasangkan Kalla dengan Jokowi. Sejak tahun 2013, Sofjan di berbagai kesempatan menyatakan bakal mengeluarkan Rp 2 triliun bila sekondanya, Jusuf Kalla, dipasangkan dengan Jokowi. Sofjan sendiri tercatat memiliki kekayaan lebih dari Rp 3 triliun. Sofjan kini memimpin Asosiasi Pengusaha Indonesia. (Baca: Sofjan Wanandi)
2. Tahir
Tahir tak lain ipar James Riady. Rosy Riady, isteri Tahir, adalah putri dari Mochtar Riady. Majalah Forbes menyebut, kekayaan Tahir per Maret 2013 sekitar US$ 2 miliar.  Dia berada di peringkat ketujuh orang terkaya di Indonesia. Tahir sukses dengan Grup Mayapada. Tahun lalu, ia menymbangkan sejumlah bus untuk membantu Jokowi membangun citra Jakarta.
3. Rusdi Kirana
Rusdi Kirana bersama kakaknya, Kusnan Kirana, tercatat sebagai orang kaya ke-29 menurut majalah Forbes pada November 2013. Keduanya sukses mendirikan maskapai penerbangan Lion Air. Dengan kekayaan yang mencapai US$ 1 miliar, Rusdi bergabung dengan tim pemenangan Jokowi-JK sebagai anggota Dewan Pengarah.
4. Jacob Soetoyo
Direktur PT Gesit Sarana Perkasa ini mempunyai jaringan yang kuat untuk lobi-lobi internasional. Jacob, yang juga menjadi Dewan Pengawas Center of Strategic and International Studies (CSIS), menyediakan rumahnya di Permata Hijau untuk pertemuan Jokowi dengan perwakilan asing di Jakarta, antara lain dengan Dubes Amerika Serikat (AS) Robert O’ Blacke, Duta Besar Myanmar, Meksiko, Turki, Norwegia dan Vatikan. Sebelumnya, Jacob juga sudah memfasilitasi pertemuan antara Jokowi dengan mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohammad di rumah Megawati di Jalan Teuku Umar, Jakarta.
5. James Riyadi
James Riyadi yang bernama asli Li Bái adalah seorang misionaris Kristen fundamentalis. Ia pernah terlibat dalam kasus sponsorship pemilihan presiden Amerika Serikat yang memenangkan Bill Clinton. James Riyadi merupakan bos Group Lippo yang menguasai bermain di pasar perbankan, properti, dan rumah sakit. Ia menjadi pendukung Joko Widodo sejak pemilihan gubernur Jakarta. Namun, ia ditengarai bersaing pengaruh pada Jokowi dengan Jacob Soetoyo yang Katolik. (Baca: James Riady dan Kristenisasi di Indonesia)
6. Anthony Salim
Anthony Salim atau Liem Hong Sien merupakan salah satu orang yang masuk ke dalam 10 Tokoh Bisnis yang paling berpengaruh pada tahun 2005 oleh Warta Ekonomi. Predikat itu diberikan karena dirinya berhasil membangun kembali Group Salim yang saat itu mengalami kegagalan yang diakibatkan oleh krisis ekonomi tahun 1998. Saat krisis 1988 Salim Group banyak mempunyai hutang hingga mencapai 55 Trilyun rupiah. Anthony Salim yang memegang kekuasaan pada Salim Group akhirnya harus melunasi hutangnya dengan cara menjual beberapa perusahaan yang dimilikinya yaitu PT Indocement Tunggal Perkasa, PT BCA, dan PT Indomobil Sukses Internasional. Meskipun demikian, Anthony Salim masih mempunyai beberapa perusahaan besar yang tidak dia jual. Perusahaan tersebut antara lain adalah PT Indofood Sukses Makmur Tbk dan PT Bogasari Flour Mills. Kedua perusahaan ini merupakan perusahaan penghasil mie instant dan tepung terigu terbesar di dunia.
7. Tommy Winata
Tommy Winata (lahir dengan nama 郭說鋒) merupakan pemilik Grup Artha Graha atau Artha Graha Network. Usahanya terutama bergerak dalam bidang perbankan, properti dan infrastruktur. Disamping usaha bidang komersiil, TW juga dikenal sebagai pendiri Artha Graha Peduli, sebuah Yayasan sosial, kemanusiaan dan lingkungan yang sering turun membantu masyarakat di banyak daerah di Indonesia. Sesaat setelah Jokowi melantik menteri, Tommy Winata terlihat dekat dengan Menteri Susi Pudjiastuti.
8. Edward Soeryadjaya
Ia yang bernama asli Tjia Han Pun adalah pemilik Ortus Group, sebuah perusahaan yang bergerak dibidang otomotif. Hubungan antara Edward dengan Jokowi sangat dekat, apalagi Edward pernah mengeluarkan uang dalam jumlah yang sangat besar dari koceknya sendiri untuk proyek monorel. Ortus Group juga bahkan tengah dalam proses untuk mengakuisisi saham PT JM hingga 90% atau mayoritas.
9. Robert Budi Hartono
Robert Budi Hartono yang bernama asli Oei Hwie Tjhong adalah pemilik perusahaan rokok Djarum. Saat ini ada sebuah tren baru di dunia maju untuk menekan industri rokok. Baik iklan maupun sponsor rokok pada sejumlah kegiatan mulai dibatasi. Misalnya, Marlboro yang pasarnya di Amerika mulai mendapat tekanan sehingga mencari pasar baru, salah satu lahan basah tersebut adalah Indonesia. Inilah sebabnya Robert Budi Hartono mendukung Jokowi untuk mengamankan bisnis dan pasarnya di Indonesia.